Biaya Bangun Rumah Per Meter

Ingat, Anda sangat disarankan untuk tak boleh sembarangan dan juga asal-asalan pada saat memulai proses konstruksi rumah tinggal. Cara menghitung biaya bangun rumah minimalis modern, minimalis sederhana, atau pun minimalis mewah per meter harus dipahami agar nantinya Anda juga bisa memperkirakan dana yang akan dibutuhkan untuk bangun rumah tinggal baru Anda.

Dan harus Anda tahu, bahwa pembangunan rumah tinggal ini bisa habiskan biaya hingga ratusan juta rupiah, sehingga sejak dini wajib dibuat rencana anggarannya dengan baik dan tepat, bila tidak, bisa jadi pembangunan rumah akan berhenti di tengah jalan. Sayang sekali kan?

Jangan hanya pasrahkan saja total biaya dari pembangunan rumah tinggal pada saat Anda menggunakan jasa kontraktor rumah, sebab bisa jadi mereka akan mematok harga yang terbilang tinggi untuk meraup keuntungan yang besar, apabila Anda tahu perkiraan biaya bangun rumah, maka Anda juga bisa melakukan negoisasi atau pun tawar menawar dengan kontraktor rumah, sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi.

Bagi orang awan, apa masih ada cara untuk menghitung biaya bangun rumah per meter persegi? Pasti saja ada dong, dan kali ini kami akan mencoba menjelaskannya secara detail.

Cara menghitung biaya bangun rumah per meter

Dana bisa dihitung dengan cara menggunakan teori harga per m2 lantai bangunannya, dan menurut kami sendiri inilah salah satu proses cepat di dalam mengetahui biaya yang dibutuhkan.

Berdasar peninjauan biaya bangun rumah per meter ini bisa berbeda-beda, hal tersebut bergantung dari wilayah atau kota serta kualitas dari bahan material yang digunakan. Di tahun 2017 ini khususnya, kisaran harga bangun rumah per meter untuk rumah sederhana minimalis adalah Rp 1.25 juta rupiah hingga Rp 3.6 juta rupiah.

Contohnya saja, jika Anda mendirikan sebuah desain rumah sederhana minimalis 1 lantai dengan ukuran 7 x 12 meter di atas lahan dengan luasan 8 x 17 meter, serta rumah yang akan dibangun ada di pinggir kota. Hitunglah terlebih dulu luasan rumahnya, yakni 7 m x 12 m = 85 m2 (karena hanya 1 lantai, maka tak perlu dikalikan lagi, berbeda halnya bila 2 lantai, maka wajib dikalikan 2).

Sedangkan untuk harga bangunan per m2 di tepi kota sekitar Rp 2.25 juta rupiah, walaupun harga tersebut juga tidak bisa dijadikan sebagai patokan, ini hanya sekadar contoh sebab bisa saja berbeda di kota lainya, antara harga bangunan, dan faktor yang lain.

Maka nantinya akan ditemukan rencana anggaran biaya bangun rumah per meter = luasan bangunan rumah x harga untuk bangunan per m2 = 84 m2 x Rp 2.250.000,00 = Rp 189.000.000,00.

Anda juga bisa mengambil kesimpulan dari cara hitung biaya rumah per meter dengan luasan 84 m2 ini adalah sekitar Rp 189 juta rupiah, tapi harus diperhatikan juga pada saat Anda terapkan pada proses konstruksi hunian harus perhatikan juga harga-harga yang bisa saja berubah, baik bahan bangunan, gaji tukang bangunan, dan lain-lain.

Demikianlah informasi tentang biaya bangun rumah per meter yang bisa kami bagikan. Semoga saja bisa bermanfaat.

Leave a Reply