Cara Bangun Rumah di Lahan Basah

Membangun sebuah rumah tinggal di atas lahan atau tanah yang basah atau pun gambut seperti adalah salah satu pekerjaan yang bisa dibilang tidak mudah. Sehingga tak jarang ada banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk menelantarkan lahan atau tanah basahnya tersebut hingga bertahun-tahun lamanya. Apalagi buat Anda yang kurang ahli dalam dunia properti, tentunya sangat tidak mungkin sekali untuk membangun rumah di lahan basah seperti itu.

Menariknya, ternyata lahan yang basah atau lahan gambut seperti ini juga bisa dimanfaatkan untuk bangunan rumah yang aman, ramah, dan juga nyaman ditinggali. Sebetulnya, ada beberapa metode yang bisa dilaksanakan supaya nantinya dapat mengakali lahan basah atau lahan gambut tersebut agar dapat digunakan semaksimal mungkin. Caranya adalah dengan menggunakan atau membuat pondasi cerucuk atau yang bisa juga dengan menggunakan woven geotextile satu ini.

Cara bangun rumah di lahan basah yang mudah

Bangun rumah di lahan basah dengan pondasi cerucuk

Tahukah Anda kira-kira seperti apa jenis pondasi yang satu ini? Pondasi rumah jenis cerucuk tersebut adalah salah satu jenis pondasi rumah yang terdiri atas susunan beberapa tiang-tiang kayu yang mempunyai diameter antara 8 meter hingga 15 meter. Langkah untuk bisa memasangnya adalah dengan cara memperkuat tanah dasar yang nantinya akan dibangun sebuah rumah, dengan cara menimbun tanah baru yang pastinya lebih stabil dari tanah yang sebelumnya.

Langkah yang selanjutnya, Anda juga bisa menyiapkan kayu untuk ditancapkan secara vertical saja. Setelah hal tersebut selesai Anda lakukan, silakan satukan atau pun padukan dengan cara diikat dan juga dibuat bidang yang datar untuk peletakkan pondasi rumahnya.

Dengan menggunakan atau pun mengaplikasikan pondasi cerucuk pada rumah tinggal Anda yang di bangun di atas lahan basah tersebut, nantinya bisa memperkuat lagi tanah atau lahan basah, menjaga keseimbangan atau pun stabilitas lahan agar dapat mencegah terjadinya longsor serta bisa menambahkan kekuatan daya topang tanahnya dengan sangat baik.

Jenis kayu yang nantinya bisa Anda manfaatkan untuk metode yang satu ini diantaranya adalah kayu gelem, kayu medang, kayu betangor, kayu dolken, kayu ubah, dan juga jenis kayu yang lain serta tak mudah rapuh jika terendam oleh air maupun tidak mudah patah pada saat menahan beban yang cukup berat.

Bangun rumah di lahan basah dengan woven geotextile

Untuk metode yang kedua ini adalah dengan cara mengaplikasikan woven geotextile. Woven geotextile adalah lembaran textikel yang bisa menyaring, melindungi, dan memperkuat tanah atau lahan yang basah. Cara untuk mengaplikasikannya adalah meletakkan atau menggelarnya di atas lahan basah atau lunak. Melakukan hal yang demikian ini dengan tujuan agar lahan basah, gambut, atau lunak tersebut bisa bercampur dengan lahan stabil atau lahan timbunan yang ada di atasnya.

Demikianlah sekilas informasi tentang cara bangun rumah di lahan basah yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply