Mau Investasi Tanah atau Rumah?

Tanah dan juga rumah ini memang sering sekali dipergunakan sebagai investasi, khususnya buat Anda yang sudah mempunyai tujuan jangka menengah sampai jangka panjang.

Perbandingkan investasi tanah dan rumah berikut ini sebagai bahan pertimbangan bagi Anda, kira-kira apa sajakah kelebihan dan kekurangan masing-masing bila dilihat dari beberapa komponen investasi yang kami rangkumkan di bawah ini. Mari simak baik-baik ulasan lengkapnya di sini.

Perbandingan investasi tanah dan rumah

Peluang untuk memberi nilai plus

Nilai plus atau nilai tambah ini merupakan perlakukan yang bisa Anda berikan pada rumah atau pun tanah Anda sebagai investasi agar harganya dapat naik. Contohnya saja pada bangunan rumah tinggal, Anda dapat memberi nilai tambah dengan cara menjadikannya sebagai café, ruko, disewakan, studio musik, dan lain sebagainya. Di dalam hal memberikan peluang nilai plus tersebut, maka investasi Anda yang berupa tanah atau lahan mempunyai peluang lebih kecil.

Return dan capital gain

Kedua jenis investasi tersebut, rumah atau pun tanah diyakini juga mempunyai nilai return dan juga capital gain yang lebih tinggi. Akan tetapi return dan juga capital gain tinggi hanya dapat Anda rasakan jika Anda menempatkannya pada investasi dalam jangka panjang, berbagai sumber tengah menyebutkan bahwa paling tidak jangka waktu yang paling tepat adalah 5 tahun atau pun lebih untuk bisa mendapat harga yang tinggi. Bila Anda menjual sebelum 5 tahun, maka Anda tidak akan mendapatkan untung yang besar.

Biaya perawatan

Ini merupakan salah satu komponen yang paling sering tidak diperhitungkan oleh Anda semua yang melakukan investasi rumah atau pun tanah. Ya, kedua hal tersebut tetap butuh perawatan secara berkala yang pastinya ada biayanya. Khususnya untuk investasi rumah ini, Anda harus mengeluarkan biaya untuk perbaiki cat tembok yang telah kusam, perbaiki saluran air, listrik, lantai, dan memastikan angin mengalir di dalam rumah, sehingga rumah tidak lembab. Sedangkan untuk investasi tanah relatif sedikit dalam hal biaya perawatan. Jadi, walaupun sepertinya biaya perawatan ini relatif lebih kecil untuk kedua jenis investasi tersebut, sebaiknya tetap diperhitungkan dengan baik, sebab bagaimana pun akan jadi pengeluaran Anda nantinya.

Resiko kepemilikan

Sedangkan untuk satu ini tak ada kaitan langsungnya dengan biaya, akan tetapi jadi hal yang paling penting harus Anda pertimbangkan pada saat melakukan investasi tanah atau rumah. Resiko kepemilikan ini ada kaitannya dengan segala resiko, mulai dari faktor alamnya hingga dengan kejahatan manusia yang bisa saja terjadi pada tanah atau rumah Anda. Pastinya dalam hal yang satu ini rumah akan memiliki resiko yang jauh lebih besar. Tapi untuk resiko investasi tanah atau lahan adalah pathok yang digeser. Atau pun tanah Anda dijadikan sebagai tempat pembuangan sampai liar.

Tingkat likuiditas

Lalu, bagaimana dengan tingkatan likuiditas pada investasi tanah atau rumah? Anda pastinya harus lebih hati-hati lagi sebelum menentukannya sebab ada beberapa faktor yang nantinya akan mempengaruhi, contohnya saja luas, lokasi, dan juga harga pasaran. Tapi, memang investasi rumah mempunyai tingkat likuiditas yang jauh lebih tinggi, sebab rumah lebih mudah untuk dijual. Sedangkann investasi tanah ini relatif mempunyai likuiditas yang jauh lebih rendah, sebab tidak bisa langsung dipergunakan untuk berbagai aktifitas.

Demikianlah informasi tentang pertimbangan investasi tanah atau rumah. Semoga saja informasinya bermanfaat.

No Responses

Leave a Reply