Mengenal Jenis-Jenis Pintu dan Kegunaanya

Memilih jenis pintu yang sesuai  akan sangat berpengaruh pada desain rumah. Disamping itu tipe pintu yang cocok akan meningkatkan keamanan rumah anda. Contohnya tipe pintu anti maling. Tiap pintu yang beragam ini punya fungsi masing-masing. Kegunaanya disamping tempat keluar masuk ruang juga sebagai penghias. Tidak kalah penting, adalah supaya sinar matahari dan angin bisa keluar masuk ruangan dengan leluasa.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mencoba mengenalkan beberapa jenis pintu dan kegunaanya, contohnya saja pintu putar otomatis atau pun revolving door, yang mana umumnya dipergunakan sebagai pintu hotel, toko, dan juga kantor. Untuk informasi selengkapnya tentang jenis pintu dan kegunaanya, silakan simak ulasan di bawah ini.

Jenis-jenis pintu dan kegunaanya

  • Jenis pintu swing

jenis pintu swing

Pintu swing ini merupakan salah satu jenis dari pintu yang paling umum dan akan selalu dipergunakan pada bangunan mana pun. Pintu dengan jenis ini umumnya bisa membuka dan juga menutup dengan cara di dorong ke bagian depan atau pun ditarik ke bagian belakang dengan putaran satu arah atau pun dua arah.

Kelebihan dari penggunaan pintu swing tersebut adalah engsel yang lebih mudah dipasangkan bila dibandingkan dengan pintu folding serta perawatannya pun yang jauh lebih mudah sebab tak ada bantalan rel. Sedangkan kekurangannya adalah membutuhkan ruangan mengayunkan pintu untuk membuka pintunya.

 

  • Jenis pintu lipat atau folding door

tipe pintu lipat atau folding door

Pintu lipat ini juga sering sekali disebut dengan folding door. Cara membuka juga tidak berbeda halnya dengan pintu geser, yakni dengan cara digeser ke bagian samping dan juga menggunakan bantalan rel, akan tetapi bedanya adalah pintunya yang dilipat. Jenis pintu satu ini umumnya sering sekali dipergunakan pada ruang keluarga yang memang sengaja dihadapkan ke taman belakang atau pun pada pintu garasi.

Kelebihan dari penggunaan pintu jenis ini adalah bisa membuka pintu lebih lebar bila dibandingkan dengan pintu swing dan juga pintu geser. Kekurangannya adalah sering masuknya kotoran ke dalam rel dan juga menjadikan mekanisme pintunya tidak lancar pada saat dibuka tutup. Perlu spasi vertikal untuk tempat daun pintu melipat ke bagian dalam.

  • Jenis pintu putar otomatis atau revolving door

tipe pintu putar otomatis / revolving door

Pintu yang satu ini dipergunakan pada mall, gedung perkantoran, dan juga hotel. Pintu revolving door tersebut akan berputar secara otomatis pada saat ada gerakan orang yang akan memasuki ruangan tersebut.

Kelebihan dari penggunaan pintu jenis ini adalah tetap bisa jaga suhu yang ada di luar dan dalam ruangan tak bercampur. Kekurangannya adalah bisa sebabkan antrian pada saat sedang ramai orang yang ingin keluar masuk bangunan. Juga bagi orang dengan bawaan barang yang besar dan panjang akan susah untuk masuk ke dalam.

  • Jenis pintu geser atau sliding door

jenis pintu geser / sliding door

Sedangkan untuk jenis pintu geser ini cara membukanya adalah dengan menggeserkan pintu ke bagian samping kanan atau pun kiri. Pintu geser tersebut umumnya dipergunakan pada ruangan yang sempit, sebab tak perlu ruangan khusus untuk menganyunkan pintu seperti halnya dengan jenis pintu swing.Sebagai hiasan pintu ini juga sangat cocok dipakai pada rumah minimalis modern.

  • Jenis pintu rel

jenis pintu rel

Pintu rel adalah sejenis pintu yang bisa dibilang paling tua. Pintu rel tersebut dibuat dari serpihan kayu atau pun kompresan kayu. Pintu dengan jenis ini biasanya disebut berdasar komponen kayu pembuatnya, contohnya komponen vertical yang disebut stiles dan berasal dari komponen horizontal yang disebut rel. Tipe pintu ini sering dipakai pada ruang garasi mobil, gudang penyimpanan dan toko-toko. Kelebihannya pintu bisa dibuka secara penuh sehingga ruang bagian depan akan terbebas dari gangguan, sehingga jika ada ingin keluarmasukkan barang-barang akan lebih mudah.

Demikianlah jenis-jenis pintu dan kegunaanya. Semoga saja informasi di atas bisa bermanfaat dan menginspirasi.

Leave a Reply