Pilih Kipas Angin atau AC, Mana yang Lebih Baik?

Indonesia mempunyai dua musim, yakni musim kemarau dan juga hujan, yang mana kedua musim tersebut sangat berpengaruh sekali bagi kehidupan semua makhuk hidup. Pada saat musim kemarau tiba, maka setiap manusia akan merasakan panas, sedangkan pada saat musim hujan tiba, maka semuanya akan merasa dingin.

Dan pada saat udara sudah mulai terasa sangat panas, umumnya orang akan sibuk untuk mencari ruangan atau tempat yang lebih sejuk, hingga tak jarang pula mereka akan berbondong-bondong memasangkan pendingin udara seperti AC.

Seperti yang telah Anda tahu jika AC ini sedang menyala, maka tidak boleh ada satu cela pun yang terbuka, apalagi jika harus membuka jendela kamar. Otomatis ketika AC menyala, maka jendela kamar akan selalu ditutup rapat. Lantas, bagaimana dengan kipas angin? Biasanya orang di jaman modern seperti sekarang ini, kurang suka dengan yang namanya kipas angin dengan alasan saat bangun tidur perut seperti terasa kembung dan kepala menjadi pusing.

Sebetulnya, jika Anda cermati betul, antara AC dengan kipas angin ini lebih baik menggunakan kipas angin. Kenapa demikian? Mari temukan jawabannya di bawah ini.

Penggunaan kipas angin dan AC

  • Kipas angin bisa tingkatkan sirkulasi udara yang lebih baik, baik saat diletakkan di dinding, langit-langit, lantai, atau meja. Dengan demikian, maka akan menimbulkan efek angin dingin yang bisa menjadikan Anda lebih nyaman lagi ada di dalam rumah. Kipas angin yang ada di langit-langit bisa dikatakan tipe kipas angin yang efektif sekali di dalam meningkatkan sirkulasi udara dengan baik. Untuk dapat melakukan pergantian udara dengan baik, Anda bisa lakukan pada saat pagi hari, buka saja jendela kamar dan biarkan saja kipas angin menyala untuk beberapa jam. Pada dasarnya kipas angin ini tak mendinginkan udara, akan tetapi kipas angin tersebut hanya digunakan untuk menggerakan udara kotor yang ada di dalam ruangan ke luar lalu menggantinya dengan udara yang lebih bersih dari luar.
  • Kipas angin juga jauh lebih menyehatkan daripada menggunakan AC, sebab kipas angin ini tak berguna sebagai pendingin, hanya timbulkan efek angin dingin saja. Sedangkan AC tak mempunyai fungsi sirkulasi udara yang baik karena bila menggunakan AC maka ruangan serba tertutup rapat dengan baik, sehingga udara yang ada di dalam kamarnya akan berputar pada area tersebut di sepanjang hari.
  • Kipas angin jauh lebih hemat dan juga ramah lingkungan. Dengan Anda menggunakan kipas angin ini maka akan menjadikan ruangan yang panas lebih terasa dingin daripada seharusnya. Terlebih lagi untuk kipas angin yang ada di langit-langit rumah Anda yang hanya habiskan daya sekitar 75 watt saja dan hanya 1/10 dari daya yang bisa ditimbulkan oleh pendingin udara, yakni AC. Di samping itu juga, kipas angin ini tidak menjadikan udara terasa pengap dan juga lembab, seperti yang telah terjadi pada saat menggunakan AC. Satu hal yang wajib Anda ingat, bahwa matikan kipas angin jika Anda sudah tidak menggunakannya kembali.
  • Pada saat Anda menggunakan kipas angin, Anda juga diperbolehkan untuk membuka jendela. Pada dasarnya, jendela kamar tidur tak hanya berguna untuk melihat pemandangan di luar rumah saja, tetapi Anda juga bisa mendesain posisi jendelanya dengan semestinya, yakni untuk dapat mengatur berapa banyaknya cahaya serta panas yang ditimbulkan dalam sehari. Oleh sebab itulah, buka tirai jendela pada saat udara mulai panas untuk membiarkan sirkulasi udara terjadi di dalam ruangan tersebut.

Demikianlah sekilas informasi tentang pilihan kipas angin dan AC. Semoga saja setelah menyimak informasi di atas Anda bisa menemukan jawaban terbaiknya.

Leave a Reply